MARI BERKARYA UNTUK BANGSA dan NEGARA TERCINTA . . . . "I N D O N E S I A"

Rabu, 26 Januari 2011

ELECTRONIC FUEL INJECTION ( EFI )

Pada mesin dengan karburator, jumlah bahan bakar dan udara yang diperlukan oleh mesin diatur oleh karburator. Pada mesin modern dengan menggunakan sistem injeksi ( EFI ), maka jumlah bahan bakar di atur (dikontrol) lebih
akurat oleh Electronic Control Unit ( ECU ) dengan mengirimkan bahan bakar kedalam silinder melalui injektor.


Sistem Injeksi menentukan jumlah bahan bakar yang optimal (tepat) disesuaikan dengan jumlah dan temperatur udara yang masuk, putaran mesin, temperatur air pendingin, posisi katup throttle, hasil pembakaran melaui oxigen sensor,dan kondisi penting lainnya. Komputer EFI mengatur jumlah bahan bakar untuk dikirim ke mesin pada saat penginjeksian dengan perbandingan udara dan bahan bakar yang optimal berdasarkan kepada karakteristik kerja mesin. Sistem EFI

menjamin perbandingan udara dan bahan bakar yang ideal dan efisiensi bahan bakar yang tinggi pada setiap saat.


Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa tujuan pengaplikasian sistem EFI adalah meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar (fuel efficiency), kinerja mesin lebih maksimal (optimal engine performance), pengendalian/pengoperasian mesin lebih mudah (easy handling), memperpanjang umur/lifetime dan daya tahan mesin (durability), serta emisi gas buang lebih rendah (low emissions).

Prinsip kerja sisitem EFI adalah :
 Jumlah aliran udara yang masuk ke dalam silinder melalui intake manifold diukur oleh sensor aliran udara (air flow sensor), kemudian informasikan ke ECU (Electronic Control Unit). Selanjutnya ECU menentukan jumlah bahan bakar yang harus masuk ke dalam silinder mesin ( Idealnya untuk setiap 14,7 gram udara masuk diinjeksikan 1 gram bensin ) dan disesuaikan dengan kondisi panas mesin dan udara sekitar serta beban kendaraan. Bensin dengan tekanan tertentu (2-4 kali tekanan dalam sistem karburator) dari pompa bensin elektrik dalam sistem, siap diinjeksikan melalui injektor elektronik.
ECU akan mengatur lama pembukaan injektor, sehingga bensin yang masuk ke dalam pipa saluran masuk (intake manifold) melalui injektor telah terukur jumlahnya. Bensin dan udara akan bercampur di dalam intake manifold dan masuk ke dalam silinder pada saat langkah hisap. Campuran ideal siap dibakar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar