MARI BERKARYA UNTUK BANGSA dan NEGARA TERCINTA . . . . "I N D O N E S I A"

Senin, 17 September 2012

MERBERSIHKAN INJEKTOR

Engine tune-up atau servis mesin mobil yang sudah menggunakan tehnologi injection (bukan karburator) serta ECU (Electronic Control Unit), tidak cukup hanya dengan tune up seperti biasa. Tetapi harus dilakukan penanganan khusus oleh mekanik yang
berpengalaman serta bengkel yang mempunyai peralatan penunjang sistem ini. Peralatan penunjang tersebut antara lain adalah Engine Scanner serta Injector Cleaner & Tester. 
Tujuan kita melakukan Engine Tune-up kendaraan. tentunya adalah menjadikan kendaraan kita lebih enak dikendarai dan tidak takut mogok dijalan. Atau mungkin juga kita (bahkan kebanyakan dari kita) melakukan Engine Tune-up karena memang sudah terjadi masalah pada mesin kendaraan. Mesin brebet waktu di akselerasi, mesin susah hidup saat distarter atau bahkan mobil kita sudah mogok dijalan. 
Engine Tune-up atau biasanya orang cukup menyebut Tune-up, sebaiknya dilakukan secara rutin setiap kendaraan mencapai kilometer 10,000km. Hal ini untuk mencegah terjadinya mogok dijalan yang dapat mengganggu aktifitas penting kita. Dan pastikan pada sa'at Tune-up tersebut mekanik bengkel anda mengecek semua yang berhubungan dengan mesin kendaraan, karena hal itu sudah menjadi paket dari pekerjaan Tune-up. Apa saja yang harus dicek waktu Tune-up? ini yang kita semua harus tahu! khususnya untuk kendaraan dengan sistem Injection.


1. Engine Scanning, hal ini mutlak dilakukan untuk kendaraan injection sebelum melakukan pekerjaan selanjutnya. Biasanya kita melakukan Scan engine apabila terjadi trouble pada kendaraan yang ditandai dengan lampu Ceck engine nyala pada dashboard. Tetapi prosedur yang benar adalah Mekanik harus melakukan Engine Scanning sebelum Tune-up untuk memastikan tidak ada Trouble atau tidak ada Fault yang ke record pada kendaraan. Engine scanning harus menggunakan alat khusus yaitu Engine scanner, alat ini bisa mendeteksi trouble dan juga menghapus kesalahan yang pernah terjadi sebelumnya (Fault code). Tidak semua bengkel mempunyai alat ini, karena itu kita harus memastikan kalau bengkel langganan kita mempunyai alat ini.
2. Kondisi V-belt / fan belt / tali kipas, harus dalam kondisi bagus, tidak retak-retak pada bagian dalam
3. Minyak rem, harus berada pada posisi level atas pada garis batas tabung
4. Minyak kopling, harus berada pada posisi level atas pada garis batas tabung
5. Kondisi Filter udara, harus dalam kondisi bersih, tidak tersumbat kotoran/debu
6. Kondisi Filter bahan bakar, harus dalam kondisi bersih
7. Kondisi selang-selang radiator, harus dalam kondisi layak, tidak menggembung dan belum keras
8. Air radiator, harus berada pada batas level atas pada tabung reservoir
9. Air Wiper, harus berada pada batas level pada tabung air washer

Beberapa hal diatas wajib dilakukan ketika bengkel melakukan pekerjaan Tune-up, serta terakhir adalah Ceck & Stel Emisi kendaraan sesuai ambang batas Baku Mutu Emisi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Uji Emisi inipun harus menggunakan alat khusus yang tidak semua bengkel mempunyai, yaitu 4Gas Anallizer. Pada bengkel-bengkel tertentu bahkan akan diberikan Sertifikat Tanda Lulus Uji Emisi dengan menambah biaya sedikit.

Disamping itu ada satu tambahan lagi khusus untuk mobil Injection yaitu Injector Cleaner & Tester, yang tujuan dan fungsinya adalah untuk mengetahui seberapa bagus/normal kerja dari Injector, hal ini hanya bisa diketahui dengan menggunakan alat tersebut, karena dengan alat ini kita bisa mengetahui seberapa banyak bensin yang disemprotkan? seberapa bagus bensin dikabutkan? dan juga dengan gelombang Ultrasonic serta cairan khusus pada alat ini bisa membersihkan Injector jika ternyata injector mengalami penyumbatan.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar